PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Selasa, 14 November 2017

10:30:12 AM

WEBMAIL    BUKU TAMU    E-PANEL

Pembukaan Erau Adat Pelas Benua Tahun 2022 Berlangsung Meriah

Ekonomi dan Pariwisata    2 bulan yang lalu   
Administrator    494 Kali

Sumber Foto: Prokom

TENGGARONG - Perayaan Erau Adat Pelas Benua resmi dimulai, ditandai dengan Mendirikan Tiang Ayu oleh kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, di Museum Mulawarman, Minggu (25/9/2022). 

 

Upacara itu disaksikan langsung oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Adji Muhammad Arifin. Prosesi itu juga dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) H Hadi Mulyadi, Bupati Kukar Edi Damansyah, Wakil Bupati Kukar H Rendi Solihin, Raja Goa dari Sulawesi Selatan Andi Kumala Idjo, dan jajaran Forum Koordinasi Perangkat Daerah (Forkopimda) serta tamu undangan lainnya.

 

Ayu merupakan sebuah tombak pusaka yang juga biasa disebut dengan Sangkoh Piatu, pada batangnya diikatkan Tali Juwita dan Tali Cinde. Usai mendirikan Ayu, dilanjutkan dengan pembacaan doa. Setelah itu dilanjutkan acara seremoni pembukaan Erau yang berlangsung di halaman Museum Mulawarman. 

 

“Bahwa Tiang Ayu yang berdiri itu sudah berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Sultan, sah itu Erau hari ini dimulai,” titah Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Adji Muhammad Arifin. 

 

Sementara itu, Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan apresiasi kepada Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Adji Muhammad Arifin beserta seluruh kerabat atas terselenggaranya Erau Adat Pelas Benua tahun 2022.

 

“Upacara Adat Erau saat ini telah menjadi sebuah spesial event budaya terbesar di tanah air yang diselenggarakan oleh Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dan Pemkab Kukar yang memadukan ruang aktualisasi seni budaya dan dalam rangka meningkatkan kunjungan wisata serta bergeraknya perekonomian rakyat sekitar khususnya selama penyelenggaraan berlangsung,” jelas Edi. 

 

Sebagai spesial event budaya terbesar di tanah air, Erau telah mendapatkan penghargaan Anugerah Pesona Indonesia 2016 dalam Kategori Festival Budaya Terpopuler di Tanah Air. Serta ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia dari Kalimantan Timur Tahun 2016.

 

“Pemkab Kukad terus berkomitmen untuk menjadikan Erau sebagai kalender event tetap daerah setiap tahun sebagai bagian dari program dedikasi Kukar Idaman, yaitu Program Kukar Berbudaya dan Program Kukar Kaya Festival. Serta dalam rangka untuk bersiap diri menyambut terwujudnya ASEAN Community khususnya ASEAN Socio Culture Community yang salah satu programnya adalah pertukaran budaya antar negara ASEAN,” sebutnya. 

 

Ditambahkannya, Erau menjadi salah satu jendela dunia untuk mengenal budaya dan magnet wisata Kukar khususnya dan Kaltim umumnya. “Tentunya dengan semangat betulungan etam bisa bergerak bersama-sama dengan masyarakat, dunia usaha dan para pemangku kepentingan, kita bergandengan tangan untuk bekerja membangun pariwisata dan melestarikan tradisi adat istiadat seni budaya yang ada di Kukar,” ajak Edi. 

 

Wagub Kaltim Hadi Mulyadi, dalam sambutannya yang diwali dengan pantun pergi tamasya ke kota raja, jangan lupa beli pepaya, kami bangga pada bapak ibu semua, selalu menjaga adat budaya bangsa. Tak berhenti disitu, Hadi kembali melanjutkan pantinnya, pohon beringin lebat daunnya, buah mangga manis rasanya. Kalau ingin indonesia jaya, mari jaga kesatuan dan persatuan bangsa. “Itu yang paling penting,” katanya disambut meriah masyarakat.

 

Menurutnya, Provinsi Kaltim adalah daerah yang sangat kondusif. Dibuktikan sejak berdirinya kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura sampai sekarang tidak pernah terjadi kerusuhan besar di Kukar, Kaltim khususnya. 

 

“Wajar Presiden RI menetapkan Kaltim sebagai Ibu Kota Negara Nusantara, mampu menjaga kondusifitas dalam kehidupan bernegara, bahkan dari Kementerian Agama RI, Kaltim mendapat tiga kali penghargaan Harmoni Award dengan tetap menjaga kerukunan umat beragama,” tuturnya.

 

“Yang paling penting hakekat dari acara ini adalah kita menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan mempertahankan serta merawat adat budaya bangsa yang sudah menjadi warisan budaya internasional. Saya juga berharap kegiatan ini terus berlangsung dan memberikan manfaat bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” tutupnya. 

 

Pembukaan Erau Adat Pelas Benua juga dirangkai dengan persembahan tari kolosal dibawah binaan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dengan judul Tari Suaka yang memiliki arti pengabdian. Dan diakhiri dengan penyalaan obor brong. (Prokom10)


TINGGALKAN KOMENTAR


Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Telp: 0541-662088 ext.314   Fax: 0541-661690
Email: humaskukar@kukarkab.go.id
Website: http://localhost:8041

STATISTIK KUNJUNGAN
Hari Ini256 pengunjung
Minggu Ini2.750 pengunjung
Bulan Ini10.512 pengunjung
Total Pengunjung255.735 pengunjung
Total Klik11.846.764 Kali