PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Selasa, 14 November 2017

10:30:12 AM

WEBMAIL    BUKU TAMU    E-PANEL

Secara Ekonomis Kopi Luwak Jenis Liberika Sangat Menjanjikan

Ekonomi dan Pariwisata    2 minggu yang lalu   
Administrator    99 Kali

Sumber Foto: Prokom

TENGGARONG - Setelah meninjau langsung lahan pengembangan kopi lokal yang berada di Desa Peranget Baru Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara (Kukar), Bupati Kukar Edi Damansyah merasa bangga dan mengapresiasi atas pengembangan potensi kopi luwak jenis Liberika (berasal dari Liberia) tumbuh subur dan menjanjikan secara ekonomis, Selasa (11/01/2022).

 

"Saya menyakini kopi jenis Liberika ini sangat menjanjikan dan bernilai ekonomis. Untuk itu, saya minta agar terus dikembangkan, sehingga berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, terutama bagi kelompok tani kopi peranget baru," apresiasi Bupati Edi Damansyah saat bersilaturahmi bersama petani kopi Peranget Baru.

 

Dalam kegiatan itu, Bupati Edi Damansyah didampingi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim)  Setkab Kukar Ismed, Camat Marangkayu Rekson Simanjuntak, Kades Peranget Baru Fitriati, Ketua Kelompok Tani Kopi Rindoni, Field Manager PHKT (PT. Pertamina Hulu Kalimantan Timur) Imam Sudirman, serta beberapa kepala Dinas Instansi terkait turut melihat lokasi pembibitan dan pengembangan kopi luwak Liberika hingga penangkaran musang yang memproduksi kopi luwak berkualitas.

 

"Saya minta keterlibatan pihak dunia usaha dalam hal ini PHKT yang turut membantu, mengembangkan dan membina kelompok tani kopi luwak tidak berakhir sampai disini melainkan terus diberikan bimbingan secara tuntas, sehingga menghasilkan produk yang berkualitas. Diharapkan kedepannya menjadi sebuah brand kopi lokal yang menjanjikan secara bisnis," ujarnya.

 

Bupati langsung memberikan nama brand (merek) yakni "Kopi Luwak Peranget Baru". Brand tersebut merupakan merek suatu komponen yang dimiliki dan melekat pada sebuah produk.

 

"Artinya jika tanpa merek maka produk yang dipasarkan tidak akan dikenal dengan baik. Untuk itu kearifan lokal akan potensi kopi peranget baru ini terus kita dorong dan dipatenkan kedepannya," kata Edi Damansyah disambut semangat oleh para petani kopi setempat.

 

Sementara itu Ketua Kelompok Tani Kopi Luwak Peranget Baru Rindoni mengatakan, pengembangan jenis kopi Liberika tersebut sangatlah bagus dan menjanjikan. Penanaman perdana seluas 9 Ha (haktare) termasuk didalamnya dijadikan objek edukasi wisata sampai dengan produksi kopi luwak secara modern dan dinikmati.

 

"Penanaman perdana diatas lahan 9 ha, kedepannya sedang disiapkan sekitar 60 ha yang nantinya menjadi salah satu kawasan kampung kopi luwak peranget baru yang menjanjikan," ujarnya.

 

Sebagai bentuk dukungan pemerintah melalui Dinas Perkebunan dilakukan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara Kadis Perkebunan Muhamad Taufik bersama Ketua Kelompok Tani Kampung Kopi Luwak Peranget Baru Rindoni, disaksikan Bupati Kukar Edi Damansyah. MoU tersebut terkait dengan pelaksanaan peningkatan alan produksi perkebunan secara swakelola di kelompok tani kampung kopi luwak desa Peranget Baru kecamatan Marangkayu. (Prokom10)


TINGGALKAN KOMENTAR


Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Telp: 0541-662088 ext.314   Fax: 0541-661690
Email: humaskukar@kukarkab.go.id
Website: https://prokom.kukarkab.go.id

STATISTIK KUNJUNGAN
Hari Ini97 pengunjung
Minggu Ini2.078 pengunjung
Bulan Ini8.032 pengunjung
Total Pengunjung132.857 pengunjung
Total Klik3.236.765 Kali