PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Selasa, 14 November 2017

10:30:12 AM

WEBMAIL    BUKU TAMU    E-PANEL

Awang: Saatnya Bekerja untuk Rakyat

Info Kaltim    5 tahun yang lalu   
   1071 Kali

Sumber Foto:

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak resmi melantik enam pasangan walikota dan wakil walikota serta bupati dan wakil bupati di Kaltim. Setelah pelantikan tersebut, gubernur sangat berharap agar para kepala daerah segera menyingsingkan lengan baju dan bekerja keras demi sukses pembangunan yang pro rakyat di daerah masing-masing.

"Kini saatnya kita melangkah bersama untuk melanjutkan kinerja berikutnya dengan mewujudkan janji-janji saudara sebelumnya, mencapai kesejahteraan rakyat. Ini saatnya, untuk giat bekerja siang dan malam demi percepatan kesejahteraan masyarakat," pesan Gubernur Awang Faroek pada pelantikan yang dilaksanakan di Plenarry Hall Convention Center Samarinda,  Rabu (17/2) kemarin.

Pesan penting lain yang disampaikan gubernur adalah terkait pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Setelah kembali ke daerah masing-masing, gubernur meminta agar semua kepala daerah sesegera mungkin dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Infrastruktur dasar yang dimaksud, mulai dari persoalan infrastruktur jalan dan jembatan, ketersediaan listrik, air bersih, akses layanan pendidikan dan kesehatan, layanan transportasi yang terjangkau dan lain sebagainya. Berbagai upaya untuk mendukung pembukaan lapangan kerja baru juga harus terus dilakukan hingga menekan angka pengangguran.

"Saudara-saudara harus dapat mengambil langkah yang lebih kongkrit dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan melahirkan banyak terobosan untuk mengurangi ketimpangan antara si miskin dan si kaya, serta mengatasi kesenjangan sosial di daerah masing-masing," tambah gubernur.

Kepada para kepala daerah yang dilantik, Gubernur Awang Faroek juga mengingatkan pentingnya penerapan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam ketentuan itu, penyelenggaraan pemerintahan daerah harus diarahkan untuk memperkuat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Hal itu diwujudkan melalui  peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peranserta masyarakat, serta meningkatkan daya saing daerah dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan dan kekhasan suatu daerah dalam bingkai  Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selanjutnya, pemerintah daerah wajib menjamin terselenggaranya pelayanan publik berdasarkan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan pemerintah daerah wajib membangun manajemen pelayanan publik dengan mengacu pada asas-asas pelayanan publik.

Terkait otonomi daerah gubernur menjelaskan, bahwa otonomi daerah adalah hak, wewenang dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat, namun tetap dalam bingkai  NKRI.

Karena itu, gubernur meminta agar pemberian otonomi yang seluas-luasnya kepada daerah ini dapat dimaknai sebagai kesempatan dan peluang untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat, melalui peran aktif para kepala daerah dengan dukungan DPRD masing-masing daerah dan seluruh pemangku kepentingan di daerah.

Gubernur juga mengajak semua kepala daerah di Kaltim untuk mendukung gerakan revolusi mental yang digagas pemerintahan Jokowi-JK. Para kepala daerah juga diajak untuk memulai revolusi mental sesuai pernyataan yang tertuang dalam Fakta Integritas yang ditandatangani pada saat pelantikan kemarin. Revolusi mental harus dimulai dari para pemimpin daerahnya.

Setiap pemimpin kata Awang adalah pelayan masyarakat. Jika hal ini bisa diwujudkan maka masyarakat akan puas dan legitimasi kepemimpinan akan semakin kuat. Pemimpin tidak boleh menjauh dari rakyat, setelah mereka dilantik.

"Saya berpesan agar saudara lebih banyak berada di tengah masyarakat. Bukan lebih banyak di Jakarta," tegas Awang.

Sementara dalam kedudukan sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, gubernur mengingatkan agar dalam pelaksanaan pembangunan daerah hendaknya berpedoman pada visi dan misi Kabinet Kerja, Trisakti dan Nawacita Presiden RI serta visi dan misi Gubernur Kalimantan Timur dan menjabarkannya ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang dan Menengah di daerah masing-masing.

"Dengan cara itu kita akan bisa membangun keterpaduan dan integrasi, serta memperkuat sinergi dan koordinasi demi percepatan pembangunan daerah," tegas Awang.

Enam pasangan kepala daerah yang dilantik gubernur kemarin adalah Walikota dan Wakil Walikota Samarinda, Bupati dan Wakil Bupati  Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu),  Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara,  Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Paser, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Berau, dan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kutai Timur.

"Saudara-saudara harus bisa menjadi dwi tunggal dengan saling memperkuat dan saling melengkapi. Bekerjalah dengan baik, penuh amanah dan dekatlah selalu dengan rakyat hingga saudara-saudara menjadi pemimpin yang baik yang dipercaya oleh rakyat," pungkas gubernur.

Pelantikan yang dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kaltim serta  ribuan simpatisan dan relawan pasangan kepala daerah itu berjalan hikmad dan lancar.  (sul/es/hmsprov).

Sumber :http://www.kaltimprov.go.id/


TINGGALKAN KOMENTAR


Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Telp: 0541-662088 ext.314   Fax: 0541-661690
Email: humaskukar@kukarkab.go.id
Website: https://prokom.kukarkab.go.id

STATISTIK KUNJUNGAN
Hari Ini83 pengunjung
Minggu Ini1.112 pengunjung
Bulan Ini4.717 pengunjung
Total Pengunjung75.211 pengunjung
Total Klik1.974.914 Kali