PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Selasa, 14 November 2017

10:30:12 AM

WEBMAIL    BUKU TAMU    E-PANEL

TP PKK Kukar Seminar Keluarga Sadar Gizi (KADARZI)

Kemasyarakatan    9 tahun yang lalu   
   1377 Kali

Sumber Foto: Ketua TP PKK Kukar, Asih Qurnia Ghufron saat memberikan sambutan.

TENGGARONG- Pokja IV Tim Penggerak PKK Kukar menadakan seminar bahaya penyakit jantung koroner dan keluarga sadar gizi(KADARZI) di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Jumat (18/01).sebanyak 64 orang peserta dari organisasi-organisasi wanita yang ada di KUkar mengikuti seminar yang bertujuan  menambah wawasan dan pengetahuan tentang bahaya penyakit jantung koroner dan juga bertujuan untuk menyadarkan keluarga akan pentingnya menjaga kualitas gizi keluarga.
Pelaksanaan seminar tersebut menghadirkan Dokter Miftah Effendi spesialis jantung dan sai’in dari pokja IV Tim Penggerak PKK Kukar yang membahas masalah keluarga sadar gizi(KADARZI).Dalam arahanya Ketua TP PKK Kukar Asih Qurnia Ghufron mengatakan bahwa penyakit jantung koroner termasuk penyakit yang mematikan no 1 di Dunia dan diNegara manapun. Untuk itu keluarga terutama para ibu harus mengerti akan pentingnya asupan gizi bagi keluarga. Masalah gizi lebih kerap kali dikaitkan dengan penyakit non-infeksi (non communicable disease) seperti penyakit jantung Koroner yang disebabkan oleh pola hidup keluarga oleh karena itu ia menghimbau kepada para ibu-ibu harus mengerti dan memahami manfaat dari pengaturan gizi yang seimbang bagi keluarga.
Asih Juga berharap dengan adanya Seminar,  paling tidak bisa menambah pengetahuan bagi keluarga terutama ibu baik untuk diri sendiri maupun keluarga dan masyarakat di sekitar. Untuk masalah gizi Hal yang perlu diperhatikan  betul adalah ibu hamil dan menyusui yaitu mulai dari usia O kehamilan hingga 2 tahun setelah melahirkan. Gizi harus betul-betul diperhatikan baik anak maupun ibunya. Begitu juga tentang pemberian asi esklusif, karena pembetukan kecerdasan bisa dilakukan saat pemberian asi esklusif oleh karena itu ibu-ibu menyusui sangat dianjurkan untuk menjaga kandungan gizi.
“Delapan puluh persen perkembangan otak anak dimulai sejak dalam kandungan sampai usia 3 tahun yang dikenal dengan periode emas, kalau anak kita cerdas maka  akan membentuk bangsa yang cerdas beriman dan ber aklaq mulia”ungkap Asih. Untuk itu diperlukan pemberian ASI Eksklusif selama 6 bulan dan dapat diteruskan sampai anak berusia 2 tahun. Pemberian asi sangat penting dikarenakan ASI mengandung protein, karbohidrat, lemak, dan mineral yang dibutuhkan bayi dalam jumlah yang seimbang.Sementara itu ketua pokja IV TP PKK Kukar Hj Suminingsing mengatakan pelaksanaan ini merupakan hasil Rakernas ke 7 PKK tahun 2010  dijakarta untuk mensosialisasikan keluarga sadar gizi(KADARZI). Ia juga mengatakan Keluarga sadar gizi merupakan keluarga yang mampu mengenali dan mengatasi masalah gizi serta menerapkan prilaku sadar gizi yang baik untuk anggota keluarganya.
Perilaku sadar gizi merupakan  pengetahuan, sikap dan praktek keluarga untuk mewujudkan keadaan gizi yang baik meliputi menimbang berat badan secara teratur, mengkonsumsi makanan seimbang dan berperilaku hidup sehat.Para ibu juga harus mengetahui apa yang dimaksud dengan Makanan seimbang, makanan seimbang menurut  Hj Suminingsing adalah susunan makanan yang terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayur dan buah aman atau bebas dari bahan tambahan zat berbahaya seperti zat pengawet dan pemanis buatan, pestisida, makanan yang telah kadaluarsa atau makanan basi (sudah berubah warna, berbau dan berlendir).
Menurutnya Anggota keluarga juga perlu menimbang berat badan secara teratur untuk mengetahui asupan gizi apa yang diperlukan karena berat badan merupakan petunjuk yang baik akan keadaan gizi dan kesehatan. Perubahan berat badan akan  menunjukkan perubahan konsumsi makanan bila terjadi gangguan kesehatan. ”Makanan beragam sangatlah penting, karena tidak ada satu jenis bahan makanan pun yang bisa memenuhi semua kebutuhan zat gizi, Sehingga keanekaragaman bahan makanan akan  menyediakan zat gizi yang beraneka guna memenuhi kebutuhan zat gizi bagi tubuh”ungkap Hj Suminingsing mengakhiri percakapanya(hmp09)

TINGGALKAN KOMENTAR


Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Telp: 0541-662088 ext.314   Fax: 0541-661690
Email: humaskukar@kukarkab.go.id
Website: https://prokom.kopidoni.com

STATISTIK KUNJUNGAN
Hari Ini308 pengunjung
Minggu Ini4.373 pengunjung
Bulan Ini16.110 pengunjung
Total Pengunjung180.937 pengunjung
Total Klik5.415.920 Kali