PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Selasa, 14 November 2017

10:30:12 AM

WEBMAIL    BUKU TAMU    E-PANEL

Melalui Sosialisasi Kawasan Konservasi Perairan, Pemkab Kukar Berharap Habitat Pesut Terlindungi

Pemerintahan Kukar    1 minggu yang lalu   
Administrator    50 Kali

Sumber Foto: Prokom

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sangat berharap dengan penetapan kawasan konservasi perairan dapat menjaga kelestarian Sumber Daya Ikan (SDI) diperairan umum Kukar, termasuk dalam menjaga populasi Pesut Mahakam yang hampir punah.

 

“Kami harap melalui kegiatan sosialisasi dan konsultasi publik dapat menghimpun masukan dan saran dari berbagai pemangku kepentingan baik tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa dan masyarakat, bisa memberikan perannya,” ungkap Asisten II Wiyono, di Ruang Serba Guna Kantor Bupati Kukar, Rabu (22/6).

 

Dalam tersebut Wiyono menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI atas tanggapan dan tindak lanjut terkait usulan rencana penetapan wilayah kawasan konservasi perairan di Kabupaten Kukar yang disampaikan sejak tahun 2021. Berdasarkan Permen KKP RI nomor 31/PERMEN-KP/2020 tentang pengelolaan kawasan konservasi.

 

“Terkait dengan komitmen kami terhadap pembangunan berwawasan lingkungan yang lestari untuk mencapai Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Kukar Idaman, telah disusun 23 program dedikasi, prioritas. Untuk bidang Kelautan dan Perikanan secara eksplisit tercantum jelas terkait dengan fasilitasi sarana dan prasarana 25 ribu nelayan dan pembudidaya perikanan produktif dalam upaya peningkatan produksi dan akses pemasaran," jelasnya. 

 

Sementara itu, Pj Sekda Provinsi Kaltim H Riza Indra Riadi mengatakan keanekaragaman hayati dan sumber daya perikanan yang ada disungai Mahakam merupakan aset yang bernilai tinggi dalam menunjang keseimbangan ekosistem dan keberlangsungan hidup masyarakat lokal yang sebagian besar bermata pencarian sebagai nelayan.

 

”Kegiatan ini sebagai bentuk kampanye kepada masyarakat akan pentingnya konservasi alam bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Daerah ini merupakan lahan basah dan paparan banjir yang juga termasuk danau-danau besar dan kecil, serta rawa air tawar dan gambut. Kawasan ini merupakan habitat pesut yang terdaftar dan terancam punah (Daftar merah IUCN) yaitu Pesut Mahakam (Orcaella brevirotris), 92 persen dari seluruh populasi berada didalam kawasan tersebut,” katanya.

 

Lebih lanjut kata Riza, populasi Pesut Mahakam memiliki DNA unik yang tidak sama dengan jenis pesut yang ada dilaut. Habitat inti populasi Pesut Mahakam terletak di perairan Kukar antara Muara Kaman hingga Penyinggahan. Namun secara musiman juga ditemukan didaerah hilir Muara Kaman hingga Tenggarong dan daerah hulu hingga Laham. Status Pesut Mahakam dilindungi Peraturan KLHK No.20/MENLHK/2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi serta diklasifikasikan sebagai satwa sangat terancam punah sesuai daftar Badan Konservasi dan Sumber Daya Alam Internasional (IUCN) dan diadopsi sebagai simbol Provinsi Kaltim. Acaman – ancaman terhadap populasi Pesut dan habitatnya antara lain, kematian langsung akibat terperangkap rengge/gillnet nelayan, metode penangkapan illegal, alih guna lahan untuk perkebunan, polusi bahan kimia dari perkebunan dan pertambangan dan polusi suara dari kapal dan speadboad. 

 

Berdasarkan hal tersebut dalam mewujudkan pengelolaan kawasan konservasi perairan habitat Pesut Mahakam di Kukar agar efektif dan berkelanjutan maka diperlukan suatu upaya yang komprehensif dan sistematis. Upaya yang telah dilakukan oleh Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar beserta Yayasan Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI) telah mencadangkan kawasan konservasi perairan habitat Pesut Mahakam berdasarkan keputusan Bupati Kukar No.75/SK-BUP/HK/2020 yaitu suaka alam perairan dengan luasan 43.117.22 Ha, termasuk daerah rawa untuk perlindungan sumberdaya perikanan yang merupakan sumber makanan Pesut dan sumber pendapatan nelayan dari 27 desa dalam kawasan yang dicadangkan. 

 

Diharapkan dengan adanya penetapan kawasan konservasi diperairan Mahakam wilayah hulu serta rencana pengelolaan untuk kawasan konservasi perairan ini akan mengatasi permasalahan terkait sumber daya ikan. 

 

”Mari jadikan konservasi alam bagian dari sikap hidup kita sehari-hari agar semangatnya berkembang menjadi budaya bangsa yang dapat kita wariskan kepada generasi penerus,” harapnya.

 

Sementara Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Victor Gustaaf Manoppo dalam videonya mengatakan KKP RI terus berupaya untuk menjaga keberlanjutan ekologi bagaimana mengembangkan kawasan konservasi yang ada dan efektif, kawasan konservasi bertujuan untuk mengamankan habitat Pesut Mahakam, biodiversitas lain, sektor perikanan, ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat yang berada didalam kawasan. Luas kawasan konservasi perairan pada Tahun 2021 sudah mencapai 28 juta hektare. KKP RI menargetkan luas konservasi 32,5 juta hektare pada Tahun 2030.

 

"Biota perairan terancam punah, endemik dan langka di dunia berada ditempat kita yang merupakan satu-satunya jenis lumba-lumba air tawar Indonesia habitatnya hanya berada disungai Mahakam Kaltim. Melalui beberapa kajian jumlah Pesut Mahakam tinggal 80 ekor. Pesut Mahakam dengan status sangat terancam punah oleh IUCN dilarang untuk diperdagangkan oleh karena itu perlu perhatian kita bersama bahwa Pesut Mahaklam ini adalah satu-satunya harta terbesar bangsa kita sehingga kita perlu terus menjaga keberlangsungan hidupnya,” pintanya.

 

Acara tersebut menghadirkan pemateri dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Koordinator Kelompok Penataan Kawasan Konservasi Amehr Hakim, Koordinator Kelompok Perundang undangan M Hosni Mubarak dan Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah dari Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Sub Koordinator Wilayah 2 Achmad Gestiadi Pasaribu.(Prokom06)


TINGGALKAN KOMENTAR


Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Telp: 0541-662088 ext.314   Fax: 0541-661690
Email: humaskukar@kukarkab.go.id
Website: https://prokom.kopidoni.com

STATISTIK KUNJUNGAN
Hari Ini351 pengunjung
Minggu Ini3.147 pengunjung
Bulan Ini13.256 pengunjung
Total Pengunjung196.883 pengunjung
Total Klik7.785.980 Kali