PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Selasa, 14 November 2017

10:30:12 AM

WEBMAIL    BUKU TAMU    E-PANEL

70 Peserta ikuti Seminar Eliminasi Cacat Kongental

Pemerintahan    9 tahun yang lalu   
   893 Kali

Sumber Foto: Hj Dayang Telchip Suryani Bachroel Ketua Panitia Pelaksana


 
TENGGARONG – Sekitar 70 ( tujuh puluh ) peserta yang terdiri dari Kepala UPTD Puskesmas Se-Kukar,

Direktur RSUD AM Parikesit Tenggarong dan RSUD Abadi Samboja, Camat Se-Kukar, instansi dan lintas

koordinasi terkait serta CSR beberapa perusahaan, belum lama ini mengikuti seminar eliminasi cacat

kongental melalui skrining antenatal di Ruang Serbaguna kantor Bupati Kukar di Tenggarong, yang dibuka

oleh Kepala Dinas Kesehatan Kukar dr Koentijo,belum lama ini.  Demikian dikatakan ketua panitia pelaksana

Hj Dayang Telchip Suryani Bachroel yang juga Kepala Bidang  Kesehatan masyarakat Dinkes Kukar di sela –

sela kegiatan tersebut.
 
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menjalin dengan semua lintas program dan lintas sektor terkait

khususnya penurunan kematian neonatal, bayi dan balita, mengidentifikasi penyebab kematian dan mengkaji

faktor - faktor penyebab kematian ibu, perinatal/neonatal, bayi dan balita, mengembangkan mekanisme

pembelajaran, pembinaan, pelaporan dan perencanaan yang terpadu antara Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota,

rumah sakit pemerintah, puskesmas, klinik bersalin, BPS, organisasi profesi dan lintas sektoral.  

Kemudian menentukan rekomendasi, intervensi, strategi pembelajaran dan pembinaan bagi masing - masing

pihak terkait dalam upaya mengatasi masalah - masalah yang ditemukan dalam identifikasi kasus yang

ditemukan, mengembangkan mekanisme pemantauan, evaluasi dan pengembangan terhadap upaya - upaya penurunan

kematian neonatal, bayi dan balita, memperoleh kesepakatan pemecahan masalah yang paling sesuai

diterapkan dimasing - masing wilayah atas penyebab timbulnya morbiditas dan mortalitas perinatal,

neonatal, bayi dan balita, sekaligus juga mendukung dan berupaya dalam mencapai target milenium

development Goal's di tahun 2015 mendatang, tambah Hj Dayang Telchip Suryani Bachroel.
 
Lebih jauh dikatakannya, saat ini status kesehatan anak di Indonesia masih jauh dari harapan, ditandai

dengan masih tingginya angka kematian bayi ( AKB ) di negara kita ditandai dengan masih tingginya angka

kematian bayi ( AKB ) dinegara kita. Berdasarkan SDKI 2007, kematian bayi sebesar 34/1000 kelahiran

hidup.Angka ini masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan negara - negara anggota Asean, yaitu

Singapura ( 3/1000 KH ), Brunei Darussalam ( 8/1000 KH ), Malaysia 10/10000 KH,Vietnam ( 18/1000 ) dan

Thailand ( 20/1000 KH ).
 
Angka kematian neonatal di Indonesia menunjukan kecendrungan penurunan yang sangat lambat dalam kurun

waktu 10 tahun bila dibandingkan dengan angka kematian bayi dan balita. Perhatian terhadap upaya

penurunan angka kematian neonatal menjadi penting karena kematian neonatal memberikan kontribusi terhadap

56 % kematian bayi ( SDKI, 2007 ). Untuk mencapai target penurunan AKB pada MDG's 2015 yaitu bsebesar

23/1000 KH, maka peningkatan akses dan kualitas pelayanan bagi bayi baru lahir ( neonatal ) menjadi

prioritas utama, jelasnya.
 
Pengendalian kematian perinatal dan neonatal akan berkontribusi sangat besar terhadap penurunan AKB,

sedangkan penurunan perinatal dan neonatal sangat ditentukan oleh penatalaksanaan ibu pada saat

kehamilan, menjelang persalinan dan setelah persalinan. Kelangsungan hidup masa perinatal dan neonatal

juga berhubungan dengan sejumlah faktor yang meliputi karakterikstik demografi dan sosial ibu, riwayat

kesehatan reproduksi ibu, kondisi kesehatan bayi dan lingkungan tempat tinggal.
 
Adapun materi yang disampaikan meliputi kebijakan pemerintah dalam rangka penurunan AKI dan AKB, study

analisis kematian neonatal dan bayi di Indonesia, penapisan kejadian cacat congenital dengan skrining

antenatal, serta  pemaparan kasus kematian neonatal, bayi dan balita di Kukar oleh pengurus pusat

persatuan obstetri gynekologi Indonesia PP-POGI dan pengurus pusat ikatan dokter anak Indonesia PP-IDAI.  

( hmp 04 ).


TINGGALKAN KOMENTAR


Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Telp: 0541-662088 ext.314   Fax: 0541-661690
Email: humaskukar@kukarkab.go.id
Website: https://prokom.kopidoni.com

STATISTIK KUNJUNGAN
Hari Ini331 pengunjung
Minggu Ini4.396 pengunjung
Bulan Ini16.133 pengunjung
Total Pengunjung180.960 pengunjung
Total Klik5.419.178 Kali