PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Selasa, 14 November 2017

10:30:12 AM

WEBMAIL    BUKU TAMU    E-PANEL

Melanggar Perda Truk Ditahan

Pemerintahan    7 tahun yang lalu   
   1478 Kali

Sumber Foto: Sejumlah truk angkutan batubara dan sawit yang berhasil dijaring Tim Terpadu karena melanggar ketentuan Perda 10/2012.(joe)

TENGGARONG – Pelaksanaan  operasi Penegakkan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur nomer 10/2012 tentang Penyelenggaraan Jalan Umum  dan Jalan Khusus untuk Kegiatan Pengangkutan Batubara dan Kelapa Sawit berdampak positif. Para sopir truk pengangkut kedua jenis hasil bumi yang terjaring semakin berkurang.Setelah dicanangkan operasi Penegakkan Perda Kaltim Nomer 10/2012 tiga pekan lalu, kini truk yang terjaring operasi ini semakin berkurang jumlahnya. Hal ini terlihat di Posko Tim Terpadu yang berada di lintas jalur jalan Provinsi antara Kecamatan Muara Jawa dan Kecamatan Samboja Kutai Kartanegara.

Perda ini melarang  kendaraan pengangkut batubara dan Kelapa sawit yang melewati di ruas jalan yang menghubungkan kedua kecamatan itu antara pukul 00.05 pagi hingga pukul 21.00 malam. Diluar jam tersebut kendaraan pengangkut batubara dan sawit  diperbolehkan beroperasi di lintasan itu. Menurut Pelda Edi Saputra di Posko Tim Terpadu Perda 10/2012 bahwa anggota Tim Terpadu Penegakkan Perda 10/2012 ini terdiri dari anggota Satlantas Polres Kukar, Satpol PP Provinsi Kaltim, anggota Kodim 0906 Tenggarong dan aparat Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim. Diakuinya jika awal pelaksanaan  penegakkan Perda ini pada 3 pekan lalu masih banyak truk yang terjaring namun kini kondisinya semakin berkurang. Menurutnya dari jumlah truk yang ditahan itu sebagian besar mengangkuta batubara.

Hal ini terlihat dari intensitas kegiatan truk semakin meningkat jelang tengah malam.  Dikatakan jika ada truk yang melanggar ketentuan yaitu beroperasi  pada siang hari maka truknya akan ditahan sementara oleh petugas Tim Terpadu. Truk truk tersebut untuk sementara diamankan di sekitar atau tidak jauh dari posko, untuk kemudian dilepas kembali pada malam hari setelah pukul 21.00. “Jadi tidak ada tindakan hukum tertentu seperti tilang yang dikenakan kepada sopir truk angkutan batubara maupun sawit,” ujarnya.Karena tugas yang diemban Tim Terpadu ini hanya sebatas mensosialisasikan Perda 10/2012. Namun demikian bagi sopir yang terjaring diwajibkan membuat surat pernyataan yang intinya tidak mengulangi lagi perbuatannya. Surat pernyataan itu sesuai dengan ketentuan yang dilanggar misalnya tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), angkutan yang melebihi ketentuan yang diizinkan, kecepatan di atas 40 km/jam hingga beroperasi di luar jam yang ditetapkan. Menurutnya tahap sosialisasi ini akan berakhir Desember nanti. Dan Perda ini berlaku efektif  pada tahun 2014. Sedang tujuan dari kegiatan operasi ini selain sebagai sosialisasi perda juga dalam rangka tertib berlalu lintas dan mengurangi kemacetan. Serta menurunkan angka kecelakaan di jalan raya. “Karena  banyak kasus kecelakaan di jalur ini  akibat sopir angkutan batubara dan sawit yang tidak mengindahkan aturan  lalu lintas,” ujarnya.(hms-DI01)


TINGGALKAN KOMENTAR


Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Telp: 0541-662088 ext.314   Fax: 0541-661690
Email: humaskukar@kukarkab.go.id
Website: https://prokom.kukarkab.go.id

STATISTIK KUNJUNGAN
Hari Ini53 pengunjung
Minggu Ini1.052 pengunjung
Bulan Ini4.790 pengunjung
Total Pengunjung75.675 pengunjung
Total Klik1.985.617 Kali