PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Selasa, 14 November 2017

10:30:12 AM

WEBMAIL    BUKU TAMU    E-PANEL

Orang Gila di Data, Semua Anak Dapat Kartu Insentif

Pemerintahan    6 tahun yang lalu   
   843 Kali

Sumber Foto: Rombongan Disdukcapil Kukar serius mendengarkan paparan Adminduk Solo.(hmp23)

TENGGARONG- Awal pekan lalu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan studi banding atau  " berguru " adminstrasi kependudukan (adminduk) di kota Surakarta Solo Jawa Tengah.  Dipilihnya Solo atas rekomendasi dari Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil ( Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) . Solo dinilai maju dalam pelaksanaan Adminduk. Bagaimana pelaksanaan adminduk di kota yang pernah dipimpin Jokowi Presden  RI itu berikut catatannya.

Rombongan  yang dipimpin  Kepala Disdukcapil Kukar Drs Getsmani Zeth MM langsung disambut oleh Sekretaris Disdukcapil Surakarta Solo Drs Agus Woyono MSi bertempat di ruang rapat Kantor Disdukcapil  komplek Balai Kota Solo. Dalam pertemuan itu Agus Wiyono yang didampingi Kepala Bidang ( Kabid) Pencatatan Sipil, Kabid Pendaftaran Penduduk juga Kabid Data dan Statistik  serta Dokumentasi dan Informasi melaporkan tentang profil kota Surakarta dan seputar pelaksanaan adminduk.

Menurut Agus , luas wilayah kota Surakarta 44, 04 kilo meter persegi dengan jumlah penduduk 545.653 jiwa. Dengan kepadatan 12.000 per kilometer persegi. Terdapat 5 kecamatan  dan 51 kelurahan. Penduduk disiang hari bisa mencapai 1,5  juta hingga 2 juta jiwa.

 " Pertambahan penduduk disiang hari itu disebabkan oleh adalah para pendatang sementara yang berdagang  atau berusaha di Solo. Mereka  berasal dari kota-kota disekitar Solo seperti Jogyakarta, Klaten, Semarang dan lain-lain " bebernya.

Tentang pelaksanaan adminduk kata Agus sama saja seperti Kukar dan daerah lain di Indonesia hanya saja di Solo ini ada sedikit penambahan inovasi seperti ada kegiatan pendataan orang gila atau sakit jiwa yang jumlah cukup banyak dan penerbitan Kartu Insentif Anak atau (KIA). Selain itu Disdukcapil Solo sudah menerapkan ISO dan tahun ini adalah lanjutan ISO ke tiga.

Kartu KIA ini sambung Agus berfungsi sebagai kartu identitas bagi anak sebelum memiliki KTP juga sebagai kartu diskon atau potongan harga untuk layanan pendidikan,kesehatan,olah raga, hiburan, busana, boga, wisata dan lain-lain. Anak pemilik kartu KIA mendapat diskon besarannya sebesar 10 persen. Tempat mitra kerjasama KIA ada sebanyak 33 stakeholder yang sudah menandatangani MoU atau perjanjian kerjasama.

Khusus orang gila lanjut Agus datanya disimpan dalam database kependudukan dan digunakan instansi terkait seperti Dinas Sosial, Kesehatan, Bappeda, Pemkot dan lainnya. Data itu digunakan untuk perencanaan rehabilitasi atau pengobatan agar sembuh dari sakitnya. Sehat  jasmani dan  rohani.

Lebih jauh Dia menerangkan,  pelaksanaan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau KTP-el  per Desember 2012 lalu sudah mencapai 100 persen dari wajib KTP yang ada. Yang sudah di distribusikan kepada penduduk sebanyak 80 persen. " Khusus pelaksanaan penerbitan akta kelahiran kami masih butuh waktu 10 hari. Ini beda dengan Kukar yang hanya sehari. Kami salut dengan Kukar nampaknya kami perlu berlajar ke Kukar " kata Agus.

Tentang biaya menurut Agus semua penerbitan dokumen adminduk tidak dipungut biaya alias gratis Hanya saja ada biaya pungutan sanksi keterlambatan  yakni terlambat sampai dengan 1 tahun Rp 15 ribu, terlambat 1 - 5 tahun Rp 50 ribu dan 5 tahun lebih sebesar Rp 100 ribu.

Sementara itu Kepala Disdukcapil Kukar Getsmani Zeth dalam laporannya mengatakan tujuan kunjungan ke Solo adalah untuk berguru adminduk. Karena menurut informasi yang didapatkan dari Ditjen Dukcapil Kemendagri Solo sudah maju dalam penyelenggaraan adminduk. Banyak mendapat berbagai penghargaan. Bahkan Solo melakukan banyak inovasi membanggakan seperti  adanya kartu KIA dan KTP-el yang sudah 100 persen.

Tak hanya itu kata Getsmani dalam hal penerapan aplikasi jaringan, Solo sudah menggunakan aplikasi versi 4 plus . Ini satu-satunya di Indonesia. " Kalau kami di Kukar aplikasi yang digunakan masih versi 4. Jadi karena Disdukcapil Solo sudah banyak plusnya kami ingin belajar dan menggali semua ilmunya " ucap Getsmani.

Getsmani juga menerangkan tentang kondisi geografis Kukar  dan seluk beluk penyelenggaraan adminduk serta hambatan yang dihadapi seperti luasnya wilayah ,infrastruktur yang masih kurang akses ke beberapa kecamatan cukup jauh , ketersediaan listrik 24 jam nonstop  yang  belum merata dan jaringan koneksi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) yang sering bermasalah baik faktor alam dan teknis.

Dalam penerbitan akta pencatatan sipil seperti akta kelahiran jelas Getsmani Kukar selesai sehari dan dijadikan quick wins atau pelayanan cepat saji dalam program reformasi birokrasi (RB). " Kami ucapkan terima kasih atas penerimaan Disdukcapil Solo dan semua ilmu yang kami dapatkan akan diterapkan di Kukar " ujar Getsmani . Sekadar diketahui kunjungan Disdukcapil Kukar berguru ke Solo melibatkan Sekretaris, para Kabid, Kasubbag dan Kasi yang terlibat dalam tim manajemen reformasi birokrasi.(hmp23)


TINGGALKAN KOMENTAR


Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Telp: 0541-662088 ext.314   Fax: 0541-661690
Email: humaskukar@kukarkab.go.id
Website: https://prokom.kukarkab.go.id

STATISTIK KUNJUNGAN
Hari Ini25 pengunjung
Minggu Ini1.024 pengunjung
Bulan Ini5.031 pengunjung
Total Pengunjung84.692 pengunjung
Total Klik2.292.040 Kali