PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Selasa, 14 November 2017

10:30:12 AM

WEBMAIL    BUKU TAMU    E-PANEL

Penas 2011: Ajang Pembelajaran dan Penguatan Kelembagaan Petani-Nelayan

Pemerintahan    12 tahun yang lalu   
Noviyanto Rahmadi    533 Kali

Sumber Foto:

Melukiskan unsur-unsur dan suasana pendidikan pesantren yang dianggap sebagai elemen pokoknya adalah; kyai, pondok, masjid, santri dan pengajian kitab klasik. Rumah sekaligus sebagai tempat menimba ilmu.Pesantren dipandang sebagai salah satu lembaga yang menjadi pusat awal dimulainya perubahan-perubahan masyarakat.sebagai lembaga pendidikan non-profit yang memiliki ciri-ciri khas berprinsip keikhlasan, kesederhanaan, kebersamaan, kekeluargaan, dan kemandirian.Pesantren dipandang sebagai salah satu lembaga yang menjadi pusat awal dimulainya perubahan-perubahan masyarakat. sebagai lembaga pendidikan non-profit yang memiliki ciri-ciri khas berprinsip keikhlasan, kesederhanaan, kebersamaan, kekeluargaan, dan kemandirian.Fungsi pesantren adalah mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban yang bermartabat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, serta mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.Pesantren merupakan pendidikan berbasis masyarakat yang keberadaannya dijamin oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Dana penyelenggaraan pendidikan berbasis masyarakat dapat bersumber dari penyelenggara, masyarakat, pemerintah pusat, pemerintah daerah dan/atau sumber lain.Amanat UU No 20/2003.“ Untuk pemberdayaan pondok pesantren,Pemerintah sebagai penanggung jawab pendidikan harus sungguh-sungguh memberikan ruang dan peran yang lebih luas untuk merevitalisasi dan membangun modernisasi dunia pesantren”Tiga terobosan strategis dalam rangka pengembangan pesantren sebagai lembaga pendidikan yang memperjuangkan pembentukan moral generasi bangsa :Menghapus dikotomi dan diskriminasi terhadap pendidikan pesantren yang selama ini dipandang sebagai bukan bagian dari sistem pendidikan nasional.Diperlukan adanya pola pendidikan dengan terobosan kurikulum terpadu yang memadukan antara pendekatan sains, agama, dan nilai kebangsaan, moral, dan nilai kebangsaan.Upaya peningkatan kualifikasi, profesionalitas dan kesejahteraan guru pesantren. Sehingga, guru-guru di pesantren bisa mengajar dengan nyaman dan merasakan hidup yang sejahtera.Pembangunan manusia, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau masyarakat semata-mata, tetapi menjadi tanggung jawab semua komponen, termasuk dunia pesantren.Pembentukan moralitas pada setiap generasi muda Islam,harus ditempatkan pada nomor urut teratas dan menjadi skala prioritas suatu pembinaan. Hal ini didasarkan pada suatu asumsi bahwa di tangan pemudalah tanggung jawab perwujudan realitas Islam.(rahman/hmp05).

TINGGALKAN KOMENTAR


Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Telp: 0541-662088 ext.314   Fax: 0541-661690
Email: humaskukar@kukarkab.go.id
Website: https://prokom.kopidoni.com

STATISTIK KUNJUNGAN
Hari Ini66 pengunjung
Minggu Ini2.943 pengunjung
Bulan Ini11.806 pengunjung
Total Pengunjung210.891 pengunjung
Total Klik9.134.164 Kali