PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Selasa, 14 November 2017

10:30:12 AM

WEBMAIL    BUKU TAMU    E-PANEL

Pertamina EP Sosialisasikan Survei Seismik Ke Perusahaan Tambang

Pemerintahan    11 tahun yang lalu   
Noviyanto Rahmadi    587 Kali

Sumber Foto:

Pemenuhan listrik bagi desa yang belum memiliki jaringan listrik konvensional inilah yang menjadi dasar Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kutai Kartanegara (Kukar), untuk melakukan Seminar Kajian Pengembangan Listrik Sistem Hybrid untuk remote area di Kabupaten Kukar, yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Menurut Kepala Balitbangda H Hermawan kebutuhan akan energy listrik negara di Kukar, khususnya didaerah pedesaan semakin sangat mendesak diperlukan, namun karena keterbatasan kapasitas dan tingginya biaya rangkaian instalasi yang diperlukan dalam membangun jaringan listrik tersebut, membuat kendala pada daerah yang wilayahnya terosilir. Untuk itu kata Hermawan perlu dicari potensi, baik itu dalam bentuk biomasa, tenaga surya, maupun tenaga angin, melalui potensi sumber energy yang beranekaragam tersebut, katanya maka pembangkit listrik sistem hybrid berpeluang untuk dikembangkan pada daerah yang tidak terjangkau listrik negara. “Pembangkit tenaga hybrid sangat cocok diproyeksikan untuk ditempatkan pada daerah yang tidak terjangkau jaringan listrik konvensional, “kata Hermawan. Dikatakan Hermawan, kajian tersebut juga merupakan upaya Balitbangda dalam menjalankan salah satu program Pemerintah Kabupaten Kukar dalam memperluas akses kelistrikan bagi masyarakat dengan mengacu kepada Undang-Undang ketenaga listrikan no 20 tahun 2002 bahwa pemerintah pusat bersama-sama dengan pemerintah daerah menyediakan dana pembangunan sarana tenaga listrik untuk membantu kelompok masyarakat tidak mampu, daerah yang belum berkembangdan terpencil, disamping itu kajian tersebut merupakan upaya untuk melaksnakanan Peraturan Pemerintah No 5 Tahun 2006 tentang kebijakan energy nasional yang mengamanatkan untuk menyediakan dan memanfaatkan energy baru dan terbarukan sebesar 17% dari ssitem energy mix nasional. “Balitbangda merupakan instansi yang dapat menjadi insperator dari kegiatan tersebut, namun program tersebut akan berjalan dengan baik apabila pemerintah daerah pro aktif, terutama dalam hal kontribusi peralatan dan perawatan, sehingga investasi yang sudah dan nantinya ditanamkan tidak menjadi sia-sia, dan masyarakat dapat menikmati hasil kajian tersebut secara berkelanjutan, dan untuk itu diperlukan kebijakan-kebijakan dari pemerintah daerah agar sistem hybrid ini dapat direalisasikan,” kata Hermawan Pembangkit listrik Hybrid merupakan sistem pembangkit listrik yang menggunakan pembangkit listrik konvensional (diesel generatior) dengan pembangkit listrik dari sumber enery terbarukan seperti surya, angin, dan mikro hidro. Hibridasi (penggabungan) pembangkit energy terbarukan dengan sistem pembangkit konvensional merupakan solusi praktis untuk meningkatkan kehandalan sistem dan menurunkan biaya operasional. Kelebihan produksi energy listrik dari sistem PLTH dapat disimpan didalam battery bank (storage system), dengan adanya stroge system maka kerugian dari sitem PLTH dapat dihindari. (hmp02)

TINGGALKAN KOMENTAR


Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Telp: 0541-662088 ext.314   Fax: 0541-661690
Email: humaskukar@kukarkab.go.id
Website: https://prokom.kukarkab.go.id

STATISTIK KUNJUNGAN
Hari Ini204 pengunjung
Minggu Ini1.917 pengunjung
Bulan Ini6.387 pengunjung
Total Pengunjung110.270 pengunjung
Total Klik2.881.744 Kali