PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Selasa, 14 November 2017

10:30:12 AM

WEBMAIL    BUKU TAMU    E-PANEL

Laksanakan tugas secara independen dan terus menguji dan mengecek pekerjaan

Pendidikan    11 tahun yang lalu   
Noviyanto Rahmadi    672 Kali

Sumber Foto:

Sementara itu masih dalam tahap pelatihan dimana modul-demi modul terus dipelajari peserta diklat untuk lebih meningkatkan pengetahuannya, sampai kepada tahap sampling audit yang disusun oleh P Tedy Setya, Ak MBA. Dimana dalam penjelasannya menyangkut risiko audit dan pengujian dalam audit merupakan istilah atas laporan keuangan. Menurutnya, pada general audit, auditor memberikan pendapat (opini) atas laporan keuangan auditi. opini standar, disebut unqualited opinion, membuat pernyataan bahwa "laporan keuangan menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan, hasil usaha, dan arus kas sesuai dengan prinsip akuntasi yang berlaku umum". Dalam hal ini dimaksud dengan "wajar dalam semua hal yang material" adalah laporan keuangan yang diaudit, layak dipercaya dan bebas/tidak mengandung salah saji material. yakni kesalahan yang signifikan pada penyajian informasi dalam lapran keuangan mengandung salah saji material maka kesalahan tersebut diperkirakan dapat merubah sikap orang yang menggunakan laporan tersebut dalam pengambilan keputusan. "Dengan demikian tim auditor akan memberikan pernyataan (opini) yang dimodifikasi berupa, wajar dengan pengecualian yakni laporan keuangan menyajikan secara wajar dalam semua hal. Kemudian pernyataan tidak wajar yaitu laporan keuangan yang diauditnya tidak menyajikan secara wajar posisi keuangan, hasil usaha dan arus kas sesuai prinsip akuntasi yang berlaku umum. Dan pernyataan ketiga tidak memberikan pendapat atau tidak menyatakan pendapat atas laporan keuangan. Pernyataan ini cocok diberikan jika auditor karena adanya pembatasan terhadap lingkup auditnya, tidak dapat melaksanakan audit yang cukup untuk memungkinkannya memberikan pendapat atas laporan keuangan," jelasnya. Jadi ditambahkannya bahwa ungkapan menjadi resiko audit, yaitu resiko yang terjadi dalam hal auditor tanpa disadari tidak memodifikasi pendapatnya sebagaimana mestinya, atas suatu laporan keuangan yang mengandung salah saji material mengandung pengertian bahwa resiko audit adalah suatu kondisi yang mungkin terjadi, dimana auditor tetap memberikan unqualified opinion terhadap laporan keuangan yang diauditnya, padahal didalamnya terdapat salah saji material. Akibatnya, laporan keuangan yang telah diaudit (audited) itu sebenarnya mengandung salah saji material. Ungkapnya. Menurut dia, juga menyebutkan beberapa faktor yang mempengaruhi resiko audit yakni, kelemahan yang disebut resiko pengendalian (control risk=CR), ketentuan dari pos/akun yang disajikan dalam laporan keuangan terhadap suatu kesalahan dalam penyajian informasi pos/akun yang diaudit disebut (inherent risk=IR). Kemudian kegagalan auditor merupakan salah saji material pada waktu melakukan pengujian. resiko kemungkinan terjadinya kondisi demikian disebut resiko deteksi (detection risk DR). Serta faktor yang mempengaruhi resiko deteksi baik dalam kompetensi auditor, prosedur audit, hingga pengujian dalam audit dan lainnya. Demikian pungkasnya. (hmp15)

TINGGALKAN KOMENTAR


Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Telp: 0541-662088 ext.314   Fax: 0541-661690
Email: humaskukar@kukarkab.go.id
Website: https://prokom.kopidoni.com

STATISTIK KUNJUNGAN
Hari Ini66 pengunjung
Minggu Ini2.943 pengunjung
Bulan Ini11.806 pengunjung
Total Pengunjung210.891 pengunjung
Total Klik9.134.083 Kali