PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Selasa, 14 November 2017

10:30:12 AM

WEBMAIL    BUKU TAMU    E-PANEL

Senam Kukar Sehat tampil di kantor kementerian Negara Pemuda dan Olahraga

Pendidikan    13 tahun yang lalu   
Noviyanto Rahmadi    1355 Kali

Sumber Foto:

Menurut Katimin  budidaya tanaman bawang merah diperkenalkan kepadanya beberapa bulan yang lalu melalui Arifin selaku Produk Promotor (PP) PT East West Seed Indonesia (PT. EWSI). “Berbekal pengetahuan yang diberikan akhirnya saya memberanikan diri untuk membudidayakan bawang merah biji Tuk-Tuk ini,   ¼ hektar lahan saya  tanami satu kilo gram bibit bawang merah dan berhasil, kini hasil panen perdana bawang merah  diperkirakan hampir 6 ton, jika tidak musim penghujan, hasil panen ini bisa lebih besar lagi, “kata Katimin.

Sementara itu Widodo dari Marketing Representatif (MR) Wilayah Kalimantan Timur (Kaltim)  PT  EWSI selaku pembina pengembangan budidaya bawang merah di Kukar mengatakan Kecamatan Tenggarong Seberang, sangat berpotensi untuk dikembangkan budidaya bawang merah, karena daerah ini memiliki struktur tanah yang berpasir, sangat cocok untuk ditanami umbi-umbian. “Khusus Desa Bangun Rejo L3, akan kita jadikan sebagai  desa percontohan untuk budidaya bawang merah asal biji Tuk-Tuk di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar), “ kata Widodo 

Lebih lanjut dikatakan  budidaya bawang merah merupakan salah satu alternative yang dapat dilakukan oleh para petani, jika sayur mayur seperti wortel, timun dan sebagainya banjir dipasaran, maka untuk komoditi bawang merah rata-rata stabil bahkan cenderung naik, karena untuk di Kaltim sendiri sebagian besar bawang merah didatangkan dari luar. “Selain itu, bawang merah ini dapat bertahan lama yaitu kurang lebih enam bulan, jadi tanaman ini sangat menguntungkan bagi petani” kata Widodo

Dikatakan pula pada umumnya petani menanam bawang merah menggunakan umbi sebagai bahan tanaman (bibit), sangat jarang petani yang tau bahwa sebenarnya selain umbi, bawang merah juga bisa ditanam melalui biji. Ada beberapa kelebihan jika petani menggunakan biji, dicontohkannya jika menggunakan umbi untuk 1 ha membutuhkan 1 ½ ton umbi atau senailai  Rp.15 juta rupiah, sedangkan jika menggunakan biji 1 ha hanya membutuhkan 4 kilogram biji varietas Tuk-Tuk atau Rp.4 Juta Rupiah, sedangkan untuk perawatannya pun sangat mudah petani hanya menyemai biji, setelah 40 hari, dilakukan pindah tanam dan bawang merah akan dapat dipanen 3 bulan kemudian.


TINGGALKAN KOMENTAR


Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Jl. Wolter Monginsidi No.1 Tenggarong 75511 - Kutai Kartanegara - Kaltim

Telp: 0541-662088 ext.314   Fax: 0541-661690
Email: humaskukar@kukarkab.go.id
Website: https://prokom.kukarkab.go.id

STATISTIK KUNJUNGAN
Hari Ini191 pengunjung
Minggu Ini1.904 pengunjung
Bulan Ini6.374 pengunjung
Total Pengunjung110.257 pengunjung
Total Klik2.881.523 Kali